Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis perubahan paradigma pneumatologi di Jemaat GMIM Solafide Kali, Minahasa, dari tradisi Calvinisme Reformed ke pengaruh teologi Kharismatik. Melalui lensa pneumatologi Stephen Tong, studi ini mengidentifikasi tiga ketegangan kritis, pergeseran otoritas dari Verbum Scriptum (Firman Tertulis) ke Verbum Experientum (pengalaman subjektif), tekanan komunitas terhadap manifestasi karunia spektakuler sebagai bukti kepenuhan Roh, dan perubahan tata ibadah dari Calvinis menuju ekspresivitas emosional. Temuan risiko menunjukkan erosi otoritas Alkitab, subjektivisme teologis, dan potensi disintegrasi identitas konfesional GMIM. Tong menawarkan solusi berdasarkan tiga pilar: primasi Alkitab, kedaulatan Roh dalam distribusi karunia, dan karya Roh yang menghasilkan kesejahteraan. Rekomendasi operasional meliputi reformasi materi katekisasi, desain liturgi integratif, dan pemuridan komunal berbasis buah Roh. Penelitian ini menekankan urgensi rekonstruksi pneumatologi alkitabiah untuk mengembalikan identitas Reformed dan kedewasaan spiritual jemaat.
Copyrights © 2025