Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, tingkat pengangguran, dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Blitar pada periode 2010–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar dan Bank Indonesia. Metode analisis menggunakan regresi linier berganda dengan serangkaian uji asumsi klasik, meliputi uji normalitas, auto korelasi, heteroskedastisitas, dan multikolinieritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan inflasi, tingkat pengangguran, dan pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blitar. Secara parsial, inflasi dan tingkat pengangguran berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan pengeluaran pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas kebijakan pengendalian inflasi, peningkatan penciptaan lapangan kerja, serta pengelolaan pengeluaran pemerintah yang lebih produktif menjadi kunci dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah daerah perlu memprioritaskan belanja publik yang bersifat produktif, memperkuat sektor-sektor penyerap tenaga kerja, serta menjaga stabilitas harga untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025