Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh punishment dan lingkungan kerja fisik terhadap disiplin kerja pegawai di Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) Medan. Punishment merupakan suatu hukuman yang diberikan kepada pegawai sebagai tindakan konsekuensi atas dasar kesalahan yang telah dilakukan baik dengan sengaja maupun tidak sengaja dalam rangka pembinaan dan perbaikan agar tidak terulang kembali di kemudian hari, sedangkan lingkungan kerja fisik merupakan cakupan dari segala kondisi atau keadaan berbentuk fisik dan dapat ditemukan di sekitar tempat kerja serta dapat mempengaruhi pegawai dalam melaksanakan tugasnya baik secara langsung maupun tidak langsung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di BBPPTP Medan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 129 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda yang diolah dengan bantuan program SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa punishment memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, dengan nilai beta sebesar 0,551 dan nilai signifikansi 0,000. Lingkungan kerja fisik juga memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap disiplin kerja dengan nilai beta sebesar 0,257 dan nilai signifikansi 0,000. Secara simultan, variabel punishment dan lingkungan kerja fisik memiliki pengaruh sebesar 59,6% terhadap disiplin kerja berdasarkan nilai Adjusted R Square, sementara sisanya sebesar 40,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
Copyrights © 2026