Mayoritas siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki aspirasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau mengikuti program profesi pascakelulusan. Namun, minimnya literasi keuangan dan ketiadaan perencanaan finansial yang matang seringkali menjadi kendala utama dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Tanpa perencanaan yang baik, biaya pendidikan dapat menjadi beban yang berat dan menghambat mobilitas sosial siswa. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya perencanaan keuangan pendidikan sejak dini kepada siswa SMK Tunggal Prakarsa. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi interaktif yang terdiri dari tiga tahap utama. Pertama, ceramah dan presentasi mengenai konsep dasar literasi keuangan, prinsip menabung dan investasi, serta strategi membiayai pendidikan (beasiswa, pinjaman pendidikan, dll.). Kedua, workshop praktis dimana peserta diajak untuk menyusun simulasi rencana keuangan pribadi (personal budgeting) sederhana dengan tujuan pendidikan. Ketiga, sesi tanya jawab dan diskusi untuk memecahkan studi kasus yang relevan dengan kondisi mereka. Peserta kegiatan adalah 50 orang siswa kelas XII dari berbagai jurusan di SMK Tunggal Prakarsa. Hasil: Berdasarkan evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang signifikan mengenai prinsip-prinsip perencanaan keuangan pendidikan. Nilai rata-rata post-test (85,4) meningkat 42% dibandingkan nilai pre-test (49,8). Selain itu, sebanyak 92% peserta menyatakan sangat puas dengan metode pelatihan dan merasa lebih percaya diri untuk mulai merencanakan keuangan mereka. Peserta juga berhasil menyusun draft rencana keuangan pendidikan mereka sendiri sebagai output nyata dari kegiatan ini.
Copyrights © 2025