Pengembangan aspek sumber daya manusia merupakan tanggungjawab semua pihak. Terutama di wilayah-wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan dan fasilitas pendidikan yang memadai. Atas dasar tersebut melalui tekad dan semangat juang dalam upaya pengembangan generasi muda khususnya di wilayah pesisir Halmahera Utara. Dalam menghadapi lajunya kemajuan teknologi di era industri 5.0 dewasa ini, tidak hanya memudahkan dalam proses pembelajaran dibidang pendidikan, akan tetapi menimbulkan pula dampak negatif dikalangan masyarakat terutama generasi muda salah satunya memunculkan sikap apatis dan meningkatkan kenakalan anak dan remaja baik dalam hal minum-minuman keras, menghisap lem eha-bon maupun bentuk kenakalan dan fenomena sosial lainnya dialami oleh remaja. Hal ini perlu mendapatkan perhatian serius guna target menuju Indonesia Emas 2045 melalui Asta Cita Presiden dapat terwujud. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian ini yaitu dengan metode penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada mitra Pusat PPA Galed Leleoto, sebagai bentuk nyata dan tanggungjawab akademik dosen dan perguruan tinggi. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan pusat PPA Galed melalui Pengenalan Bimbingan Konseling kelompok Experiential learning dan Teknik Sosiodrama untuk mengatasi kenakalan remaja yang dialami serta pengenalan manajemen hukum perlindungan anak dan bulliying.
Copyrights © 2025