Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memberikan kemudahan bagi guru dan siswa, namun juga menimbulkan tantangan terhadap pembentukan karakter Islami peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan AI terhadap nilai-nilai akhlak, kejujuran, tanggung jawab, dan interaksi sosial siswa di SDIT Bin Baz Curup, sekaligus menelaah strategi sekolah dalam menyeimbangkan kecerdasan digital dengan pendidikan karakter Islami. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dapat mempermudah proses belajar mengajar, tetapi berpotensi menimbulkan ketergantungan teknologi, menurunnya kejujuran akademik, serta berkurangnya interaksi sosial dan adab terhadap guru. Untuk mengantisipasi hal tersebut, SDIT Bin Baz Curup menerapkan Program 7 Kebiasaan Anak Bin Baz Hebat, yang mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Program ini terbukti efektif menanamkan nilai-nilai Islam, membentuk peserta didik yang cerdas secara intelektual, tangguh secara spiritual, dan berakhlak mulia. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi dan pendidikan karakter Islami dalam mencetak generasi yang siap menghadapi era digital tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan spiritual.
Copyrights © 2025