p-Index From 2021 - 2026
1.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Literasiologi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Tahfidzul Qur’an Pada Siswa Kelas 1 Salafiyah Ula Putra ICBB Yogyakarta Tahun Pelajaran 2023/2024 Satrianto, Rizki; Ifnaldi, Ifnaldi; Botifar, Maria
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i4.809

Abstract

Dalam pembelajaran tahfidzul Qur’an para penghafal sering sekali mendapati beberapa problem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja problem yang dialami para penghafal al Qur’an dan mengetahui usaha yang dilakukan terhadap problematika pembelajaran tahfidzul qur’an yang ada pada siswa kelas 1 di Salafiyah Ula Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftif kualitatif dengan teknik analisis triagulasi data. Untuk mendapatkan informasi peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dengan subjek guru dan kepala sekolah. Dari hasil penelitan ini ditemukan bahwa : 1) Problematika pembelajaran tahfidzul qur’an yang ada pada siswa kelas 1 di Salafiyah Ula Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta adalah daya tangkap masing-masing siswa yang berbeda beda, faktor kemauan dari anak yang kurang, belum mengetahui cara membaca dan menghafal yang baik dan benar, tidak bisa mengatur waktu ketika menghafal dirumah, sifat malas yang ada pada siswa, kurang motivasi dari guru, ketika dirumah sering bergaul dengan anak-anak yang malas terutama malas dalam menghafal al-Qur’an, kurang muraja’ah hafalan, dan faktor tenaga pendidik yang kurang. 2) Upayah untuk mengatasi problematika pembelajaran tahfidzul qur’an yang ada pada siswa kelas 1 di Salafiyah Ula Islamic Centre Bin Baz Yogyakarta adalah guru hendaknya memberikan perhatian lebih kepada siswa yang daya tangkap dan kemauannya kurang, guru membimbing bacaan siswa sebelum menghafal dengan memperhatikan tajwid dan makhroj hurufnya dan siswa hendaknya sering membaca al-Qur'an, dirumah orang tua juga harus memotivasi anak, guru hendaknya menanamkan pada diri anak akan keutamaan dan pahala yang Allah ?? ????? berikan kepada penghafal al-Qur'an, guru dan orang tua menumbuhkan cinta anak terhadap al-Qur'an dengan memberikan tauladan yang baik, siswa dapat bergabung dengan kelompok penghafal al-Qur'an supaya saling membantu dan mengingatkan, mencari metode muraja’ah yang kreatif dan inovatitif, menambah tenaga pendidik untuk memberikan bimbingan kepada siswa yang membutuhkan
IMPLEMENTASI TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDIT BIN BAZ CURUP Satrianto, Rizki; Sutarto, Sutarto; Taqiyuddin, Muhammad; Hastuti, Miryana
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 5 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i5.852

Abstract

Teori belajar behavioristik menekankan pada perubahan perilaku yang dapat diamati sebagai hasil dari interaksi individu dengan lingkungannya. Dalam konteks pendidikan agama Islam (PAI), penerapan teori ini dapat memberikan manfaat besar dalam membentuk karakter dan moral peserta didik sesuai dengan ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji implementasi teori belajar behavioristik dalam pembelajaran PAI di SDIT Bin Baz Curup. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan positif, hukuman edukatif, pembiasaan, dan modeling merupakan prinsip utama teori behavioristik yang dapat diadaptasi secara efektif dalam pembelajaran PAI. Namun, pendekatan ini juga memiliki keterbatasan, seperti kurang memperhatikan aspek kognitif dan afektif siswa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan tambahan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih holistik.
Dampak Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Pembentukan Karakter Islami Peserta Didik : Studi Kasus di SDIT Bin Baz Curup Satrianto, Rizki; Hamengkubuwono, Hamengkubuwono; Sumarto, Sumarto
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1053

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan memberikan kemudahan bagi guru dan siswa, namun juga menimbulkan tantangan terhadap pembentukan karakter Islami peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan AI terhadap nilai-nilai akhlak, kejujuran, tanggung jawab, dan interaksi sosial siswa di SDIT Bin Baz Curup, sekaligus menelaah strategi sekolah dalam menyeimbangkan kecerdasan digital dengan pendidikan karakter Islami. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dapat mempermudah proses belajar mengajar, tetapi berpotensi menimbulkan ketergantungan teknologi, menurunnya kejujuran akademik, serta berkurangnya interaksi sosial dan adab terhadap guru. Untuk mengantisipasi hal tersebut, SDIT Bin Baz Curup menerapkan Program 7 Kebiasaan Anak Bin Baz Hebat, yang mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Program ini terbukti efektif menanamkan nilai-nilai Islam, membentuk peserta didik yang cerdas secara intelektual, tangguh secara spiritual, dan berakhlak mulia. Temuan penelitian ini menekankan pentingnya integrasi teknologi dan pendidikan karakter Islami dalam mencetak generasi yang siap menghadapi era digital tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan spiritual.
Model Pembelajaran PAI Berbasis Pembelajaran Mendalam (Deep Learning): Kajian Psikologi Pendidikan Satrianto, Rizki; Azwar, Beni; Rizal, Syamsul; Hikassania, Mina
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Bin Baz dan mengkaji dampaknya dari perspektif psikologi pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, serta dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang mengintegrasikan refleksi, diskusi, proyek keagamaan, dan keterampilan abad 21 mampu menciptakan proses belajar yang aktif, kritis, dan kontekstual. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan strategi Project Based Learning, Problem Solving, diskusi nilai, dan refleksi spiritual, sehingga siswa dapat menginternalisasi nilai akhlak, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mengembangkan keterampilan sosial dan akademik. Kesimpulannya, integrasi prinsip Pembelajaran Mendalam dengan psikologi pendidikan menghasilkan pembelajaran PAI yang bermakna, kontekstual, dan efektif dalam membentuk karakter, spiritualitas, dan akhlak siswa.
Jenis-jenis Asesmen dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar (kajian literatur) Satrianto, Rizki; Harahap, Emmi Kholilah; Taqiyuddin, Muhammad
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif macam-macam asesmen yang digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (library research). Sumber data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2023–2025 dan relevan dengan topik asesmen, evaluasi pembelajaran, serta pendidikan agama Islam di Sekolah Dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, seleksi, dan analisis terhadap artikel-artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahap reduksi data, pengelompokan jenis asesmen, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa asesmen dalam pembelajaran PAI di Sekolah Dasar meliputi asesmen formatif, asesmen sumatif, asesmen dagnostik, asesmen autentik, penilaian sikap, asesmen kognitif, serta asesmen psikomotorik. Literatur menegaskan bahwa asesmen formatif dan autentik memiliki peran dominan dalam mendukung pembelajaran PAI yang berorientasi pada pembentukan karakter dan internalisasi nilai-nilai keislaman. Selain itu, asesmen diagnostik berfungsi penting dalam memetakan kemampuan awal siswa, sedangkan asesmen sumatif digunakan untuk mengevaluasi ketercapaian capaian pembelajaran. Kajian ini menyimpulkan bahwa asesmen PAI yang efektif di Sekolah Dasar harus bersifat holistik dan integratif agar mampu mengukur perkembangan peserta didik secara menyeluruh pada aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan keagamaan
PENGEMBANGAN BUKU AJAR FIKIH BERBASIS DIGITAL BAGI PESERTA DIDIK KELAS V SD IT BIN BAZ REJANG LEBONG Satrianto, Rizki; Kassaniah, Minahi; Kurniawan, Kurniawan; Indrawari, Karliana
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 4 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i4.1100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar Fikih berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik kelas V di SD IT Bin Baz Rejang Lebong. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada keterbatasan buku ajar Fikih konvensional yang kurang menarik dan belum sepenuhnya mendukung pembelajaran mandiri peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pengembangan yang dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan produk pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan guru, observasi proses pembelajaran, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar Fikih berbasis digital yang dikembangkan memiliki struktur materi yang sistematis, bahasa yang komunikatif, serta penyajian yang kontekstual sesuai karakteristik peserta didik sekolah dasar. Buku ajar digital ini dinilai layakdigunakan sebagai sumber belajar pendukung dalam pembelajaran Fikih dan mampu membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih efektif. Dengan demikian, pengembangan buku ajar Fikih berbasis digital dapat menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar.