Penelitian ini menganalisis relevansi Model Kepemimpinan Situasional bagi kepala sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kepemimpinan adaptif dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai pendidikan Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa empat gaya kepemimpinan situasional, mengarahkan, melatih, berpartisipasi, dan mendelegasikan, selaras dengan prinsip-prinsip Islami seperti amanah (kepercayaan), syura (musyawarah), dan adl (keadilan). Model ini tidak hanya efektif secara manajerial dalam meningkatkan kinerja guru, tetapi juga memperkuat karakter kepemimpinan profetik. Penerapannya menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, namun membuka peluang besar untuk peningkatan profesionalisme guru dan menciptakan iklim kerja yang kondusif.
Copyrights © 2025