Bidang ilmu kepemimpinan telah mengalami perkembangan yang cepat dengan berbagai pendekatan yang telah ditawarkan. Di dalam konteks kepemimpinan organisasi telah banyak pendekatan kepemimpinan yang dikembangkan mulai dari pendekatan sifat, kemampuan atau skill, dan kepemimpinan yang autentik. Dengan melihat kebutuhan di dalam masyarakat banyak para peneliti mengembangkan kepemimpinan autentik yang membicarakan tentang bagaimana seorang pemimpin dapat dipercaya. Di dalam konteks kepemimpinan Kristen juga dibutuhkan pemimpin Kristen yang autentik di dalam menggembalakan domba-domba Allah. Pasalnya, di dalam menggembalakan domba-domba Allah diperlukan ketulusan dan kesukarelaan. Untuk itu, penulis berusaha menganalisis kepemimpinan Kristen yang autentik dengan metode eksegesis Injil Yohanes 10:1-21. Dalam upaya analisis ini penulis memberikan pemahaman kepemimpinan Kristen yang autentik melalui tiga aspek yaitu tinjauan teologis, proses kepemimpinan, dan kemudian direfleksikan ke dalam nilai-nilai kepemimpinan yang autentik dengan melihat empat komponen pembentuk kepemimpinan autentik, yaitu pemahaman diri, perspektif moral yang digunakan, pengolahan yang seimbang, dan transparansi hubungan.
Copyrights © 2023