Topik mengenai genre hikmat perlu kehati-hatian dan ketelitian yang mendalam dalam prosesya , sebab genre hikmat memiliki keunikan dan kerumitan dalam memahaminya ,seperti di dalam kitab amsal yang memiliki kerumitn tersendiri .Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar terjemahannya dapat dimaknai dengan baik. Tulisan ini berfokus pada studi kata dalam melihat “hikmat ada sebelum dunia dijadikan” dan kata ganti “aku” di dalam teks ini apakah menunjukan kepada pribadi atau sekedar personifikasi dalam sastra. tujuan tulisan ini lebih pada memahami kata “aku” yang menunjukan kepada hikmat ini, guna juga memberi sanggahan terhadap aliran yang menggunakan ayat ini sebagai dasar unutk meggugurkan keilahian Yesus, sehingga implikasi dari tulisan ini dapat berpengaruh pada pemahaman kristologi yang benar.
Copyrights © 2024