Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan data mining makro berbasis experiential learning dalam meningkatkan kompetensi konseptual, kemandirian, dan refleksi mahasiswa untuk menutup kesenjangan antara tuntutan Outcome-Based Education (OBE) dan kesiapan mahasiswa. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang dirancang dengan pendekatan student-centered learning (SCL). Data diperoleh melalui pre-test, post-test, dan kuesioner reflektif. Analisis menggunakan tiga indikator utama: Normalized-Gain (N-Gain), Reflective Learning (RL), dan Experiential Learning Mapping (ELM). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konseptual (N-Gain = 1,00), sedangkan nilai RLII sebesar 3,29 mengindikasikan refleksi moderat. Temuan ini menegaskan bahwa experiential learning efektif dalam memperkuat kompetensi kognitif, tetapi optimalisasi fase reflektif diperlukan agar pembelajaran menjadi transformasional dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025