Pandemi Covid-19 menghadirkan tantangan kesehatan mental yang signifikan dan berpotensi menghambat kreativitas. Artikel ini mengeksplorasi peran Adversity Quotient (AQ), yaitu kemampuan individu untuk mengatasi kesulitan, sebagai solusi untuk menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kreativitas selama masa sulit ini. AQ yang tinggi berkorelasi dengan kemampuan yang lebih baik dalam mengelola stres, kecemasan, dan mempertahankan perspektif positif di tengah ketidakpastian pandemi. Lebih lanjut, AQ juga memfasilitasi pemikiran inovatif dan adaptasi kreatif dalam menghadapi batasan-batasan yang muncul. Artikel ini menyoroti pentingnya AQ sebagai sumber daya psikologis krusial untuk ketahanan mental dan fleksibilitas kognitif, yang memungkinkan individu tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang. Selain itu, artikel ini juga menggarisbawahi potensi pengembangan AQ melalui strategi praktis untuk memperkuat kemampuan individu dan organisasi dalam menghadapi tantangan di masa depan dan mendorong pemulihan yang inovatif pasca-pandemi. Dengan demikian, pemahaman dan peningkatan AQ menjadi esensial untuk memelihara kesehatan mental dan memicu kreativitas di era krisis global.
Copyrights © 2025