Program Makanan Gratis merupakan salah satu strategi intervensi yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah malnutrisi, terutama pada kelompok masyarakat yang rentan. Malnutrisi, yang meliputi kekurangan gizi dan kelebihan gizi, dapat berkontribusi pada peningkatan prevalensi penyakit tidak menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program tersebut dalam memperbaiki status gizi dan mencegah timbulnya PTM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis data sekunder dari kementerian terkait, serta survei lapangan pada penerima manfaat program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program makanan gratis dapat meningkatkan konsumsi gizi seimbang di kalangan keluarga miskin, namun terdapat tantangan dalam pemilihan menu yang tepat dan distribusi yang merata. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam memastikan keberlanjutan dan efektivitas program, termasuk penyuluhan tentang pola makan sehat dan perbaikan sistem distribusi. Kesimpulannya, meskipun program ini menunjukkan dampak positif dalam pencegahan malnutrisi dan PTM, penyempurnaan dan pengawasan yang lebih ketat perlu dilakukan untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Copyrights © 2025