Sawerigading
Vol 23, No 1 (2017): Sawerigading, Edisi Juni 2017

LOKALITAS DALAM CERITA RAKYAT DATUMUSENG DAN MAIPA DEAPATI (Locality in Datumuseng and Maipa Deapati Folktale)

Drs. Abdul Rasyid, M.Pd. (Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan dan Provinsi Sulawesi Barat)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi  penggambaran lokalitas dalam cerita Datumuseng dan Maipa Deapati baik bentuk maupun pengungkapan isinya,  sehingga hasil penelitian itu dapat digunakan sebagai sarana pemupukan apresiasi masyarakat terhadap karya sastra serta dapat dijadikan sebagai sumber penelitian lebih lanjut. Hasil yang diharapkan adalah risalah penelitian yang menyangkut deskripsi tentang lokalitas yang terdapat di dalam cerita Datumuseng dan Maipa Deapati agar masyarakat umum dapat menjadi sumbangsih bagi kebudayaan Indonesia yang sangat beragam. Selain itu, dapat menjadi salah satu alternatif pembentukan karakter  bangsa yang bangga akan tanah airnya.  Aspek lokalitas dapat dipahami oleh manusia dengan pikiran dan perasaan, yaitu dengan intuisi, penafsiran, unsur-unsur, sebab akibat, dan seterusnya. Unsur-unsur lokalitas dalam cerita Datumuseng dan Maipa Deapati akan dikaji dengan pendekatan antropologi sastra sebagai studi karya sastra dengan relevansi manusia.Metode  ini sebagaimana metode penelitian antropologi lainnya yaitu kajian penelitian yang diarahkan pada unsur-unsur etnografis atau budaya masyarakat, pola pikir masyarakat, tradisi pewarisan kebudayaan dari waktu ke waktu yang masih dilakukan. Data yang diperoleh diolah serta diuraikan dengan menggunakan pola penggambaran deskriptif. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

sawerigading

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SAWERIGADING is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in SAWERIGADING have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SAWERIGADING is published by Balai Bahasa Sulawesi Selatan twice times a ...