The research discusses educational values found in kelong as one of Makassarese literary. It appliesdescriptive analytic method and collects data with interview, documentation, listening-noting, and recordingtechnique. The results show that the kelong lyrics imply educational values about religious teaching likethe importance of religious teaching for children at early age, performance of prayer, repentance forthe mistakes, and prudence. As a literary work, it not only brings pleasure but also guidance life forlocals supporting it. Moreover, literary plays an important role in building wise, high-minded, and morehumanistic character. AbstrakPenelitian ini mengkaji nilai edukatif yang terdapat dalam kelong, sebuah genre karya sastra Makassar. Penelitianini menggunakan metode deskriptif analitis dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, teknik dokumentatif,teknik simak catat, dan perekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bait-bait dalam nyanyian kelong,mengandung nilai edukatif dalam bentuk ajaran keagamaan (relegius), seperti penekanan ajaran agama secaradini pada anak-anak, mendirikan salat, dan bertobat. Kelong juga mengandung nilai pendidikan moral adalahseruan kepada anak untuk dididik dengan baik, nasihat bagi anak yang akan merantau, kesadaran untuk menuntutilmu, prinsip hidup, dan sikap kehati-hatian. Kelong sebagai karya sastra tidak saja memberi kenikmatan, tetapijuga memiliki nilai manfaat yang sangat tinggi untuk membimbing kehidupan masyarakat pendukungnya.Sastra berperan dalam membentuk insan yang budiman, mengasah nurani, dan membuat manusia menjadi lebihmanusiawi.
Copyrights © 2013