This writing is intended to describe critical discourse analysis around interpellation news of Legislative Assembly. Method used is descriptive qualitative by observing, involving, and noting technique. The writing shows that the usage of vocabulary relating to interpellation news is divided into three: (1) use of certain word classification to show identity, (2) expressive word choice ideologically in interpellation discourse, and (3) participant relation on interpellation discourse. Abstrak Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan wacana kritis seputar pemberitaan mengenai interpelasi di DPR. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak, libat, catat. Tulisan ini menunjukkan bahwa penggunaan kosakata dalam berbagai berita terkait interpelasi dibagi ke dalam tiga bagian yakni: (1) penggunaan klasifikasi kata tertentu untuk menunjukkan identitas, (2) pilihan kosakata ekspresif secara ideologis dalam wacana interpelasi, dan (3) relasi partisipan pada wacana interpelasi.
Copyrights © 2010