Sawerigading
Vol 28, No 2 (2022): SAWERIGADING, EDISI DESEMBER 2022

KEARIFAN BERBAHASA MASYARAKAT LUWU DALAM TRADISI MA’BUNGA’ LALANG (Language Courtesy of Luwu Society in Ma’bunga’ Lalang Tradition)

Magfirah Thayyib (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Pengkajian dan pemanfaatan kearifan berbahasa menjadi penting sebagai resep untuk kehidupan berbahasa yang dianggap mulai kurang sehat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai dan pola kearifan berbahasa masyarakat Luwu yang terealisasi dalam tradisi pertanian ma’bunga’ lalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan karakteristik deskriptif-naturalistik. Data 3 (tiga) wacana ritual dalam tradisi ma’bunga’ lalang diperoleh melalui observasi. Data penjelasan ritual diperoleh melalui wawancara 20 informan. Data penelitian dianalisis melalui tahapan transkprisi, pengkodean, pengembangan ide, interpretasi data, penarikan kesimpulan. Pada ranah kognitif, masyarakat Luwu selalu berbahasa secara sistematis, logis, kreatif-purposif, dan dapat berpola konstitutif. Pada ranah psikomotorik, masyarakat Luwu umumnya berbahasa atau menyampaikan sesuatu dengan lembut, tenang dan hati-hati, serta sesuai dengan apa yang dilakukan. Pada ranah afektif, masyarakat Luwu selalu fokus ketika menyampaikan keinginan atau doa,  menyapa pihak lain dengan nama/sapaan yang baik, memiliki positivisme dan sugesti yang baik dalam berbahasa/bertutur. Pola dan nilai kearifan berbahasa dalam tradisi ma’bunga’ lalang ini dapat dipromosikan sebagai salah satu penciri budaya Luwu dan dijadikan tuntunan berbahasa oleh masyarakat Luwu dalam kehidupan sehari-hari.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sawerigading

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SAWERIGADING is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in SAWERIGADING have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SAWERIGADING is published by Balai Bahasa Sulawesi Selatan twice times a ...