Sawerigading
Vol 18, No 2 (2012): SAWERIGADING, Edisi Agustus 2012

REFLEKSI ADAB DAN ADAT DALAM SASTRA MAKASSAR

Salmah Djirong (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Dec 2017

Abstract

Literature is the description of social condition the time the literary work was written. Thus, it can be said that literary reflects its social life. It means, the thing implied in the literature of course is reflection of society at the certain time. Then, the words culture and tradition are chosen to be the title of the writing. First, Makassar literary works in this writing relates literature as source of local wisdom. Second, the words culture and tradition are used as conceptual works, to rebuild national character as civilized society that is also called civil society nowadays. Abstrak Sastra itu merupakan penggambaran kembali keadaan masyarakat yang ada pada saat karya sastra itu ditulis. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa sastra merefleksikan kehidupan masyarakatnya. Artinya, apa yang terkandug di dalam sastra tentu merupakan pantulan gambaran keberadaan masyarakat pada suatu saat, merupakan gambaran kembali apa-apa yang hadir di tengah-tengah masyarakat pada waktu itu. Adapun kata adab dan adat yang dipilih untuk dijadikan judul tulisan ini. Pertama, karya-karya sastra Makassar dalam tulisan ini menghubungkan sastra sebagai sumber kearifan lokal, khususnya yang berkenaan dengan adat dan adat istiadat. Kedua, kata-kata adab dan adat dipakai sebagai kata-kata konseptual, untuk membangun kembali karakter bangsa (nation character building) sebagai masyarakat yang berperadaban yang biasa disebut Masyarakat Madani dewasa ini.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

sawerigading

Publisher

Subject

Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

SAWERIGADING is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. All articles in SAWERIGADING have passed reviewing process by peer reviewers and edited by editors. SAWERIGADING is published by Balai Bahasa Sulawesi Selatan twice times a ...