Kurikulum 2013 (K-13) dirancang untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat sesuai nilai-nilai luhur bangsa. Pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama melalui pengintegrasian nilai-nilai seperti religiusitas, kejujuran, disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab ke dalam setiap mata pelajaran. Namun, implementasi pendidikan karakter di tingkat Sekolah Dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pemahaman guru dalam mengintegrasikan nilai karakter, minimnya sarana pendukung, serta pengaruh lingkungan luar sekolah yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kurikulum 2013 dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Dasar sekaligus mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis dokumen kurikulum. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa keberhasilan pendidikan karakter melalui K-13 sangat dipengaruhi oleh kompetensi pendidik, peran aktif orang tua, serta kolaborasi sekolah dengan masyarakat. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya pelatihan guru yang berkelanjutan, penguatan kemitraan sekolah dan orang tua, serta pembaruan strategi pembelajaran berbasis karakter untuk menghadapi tantangan di era digital.
Copyrights © 2025