Frontier Agribisnis
Vol 9, No 1 (2025)

Pengaruh Produksi Padi, Harga Gabah, Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan HET Pupuk Bersubsidi Terhadap Nilai Tukar Petani (NTP) Padi di Provinsi Kalimantan Selatan

Nida Musyarrofah MZ (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)
Sadik Ikhsan (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)
Yusuf Azis (Program Studi Agribisnis/Jurusan SEP, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat)



Article Info

Publish Date
03 Mar 2025

Abstract

Nilai tukar petani (NTP) adalah alat untuk mengukur kesejahteraan petani dengan batas nilai 100. Provinsi Kalimantan Selatan merupakan penghasil padi terbesar di Kalimantan sehingga mayoritas penduduk berprofesi sebagai petani padi. Namun, pada periode 2018–2022, NTP padi cenderung menurun yang mencerminkan bahwa kesejahteraan petani mengalami penurunan akibat pendapatan petani dari usaha tani tidak mencukupi kebutuhan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan nilai tukar petani padi, produksi padi, harga gabah, inflasi, tingkat suku bunga, dan HET pupuk bersubsidi di Provinsi Kalimantan Selatan dan juga menganalisis pengaruh produksi padi, harga gabah, inflasi, tingkat suku bunga, dan HET pupuk bersubsidi terhadap Nilai Tukar Petani Padi di Provinsi Kalimantan Selatan. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan perkembangan NTP padi, produksi padi, harga gabah, inflasi, tingkat suku bunga, dan HET pupuk bersubsidi di Provinsi Kalimantan Selatan secara keseluruhan mengalami fluktuasi pada periode tahun 2018 hingga tahun 2022. Kemudian, hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan secara simultan produksi padi, harga gabah, inflasi, tingkat suku bunga, dan HET pupuk bersubsdidi berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar petani (NTP) padi. Sedangkan, secara parsial pada taraf α = 0,05 produksi padi, harga gabah, inflasi, dan tingkat suku bunga berpengaruh secara signifikan terhadap nilai tukar petani (NTP) padi sementara HET pupuk bersubsidi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai tukar petani (NTP) padi.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

fag

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil ...