Pupuk organik, yang bersumber dari kotoran hewan dan bahan alami terurai oleh mikroorganisme, merupakan produk penting. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas pengolahan pupuk organik "Maju Bersama" yang belum pernah dikaji sebelumnya. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pengelola, kemudian dianalisis dalam bentuk cash flow selama 10 tahun (2012-2020). Kriteria investasi yang dianalisis meliputi Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), serta analisis sensitivitas. Hasil analisis menunjukkan NPV sebesar Rp155.630.802 dan Net B/C sebesar 1,495, mengindikasikan kelayakan finansial karena manfaat yang dihasilkan lebih besar dari biayanya. Nilai IRR sebesar 50,92% dan payback period pada tahun ke-2 menunjukkan pengembalian modal awal yang relatif cepat. Analisis sensitivitas mengungkapkan bahwa benefit (penerimaan) adalah variabel yang paling memengaruhi kelayakan usaha. Secara finansial, usaha pengolahan pupuk organik ini layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Payback period yang terjadi pada tahun kedua memberikan keuntungan bagi pengusaha karena akan lebih cepat memperoleh manfaat tanpa harus mengembalikan investasi. Sensitivitas terhadap peningkatan investasi, operation maintenance dan benefit 5% pada usaha pengolahan pupuk organik ini yaitu terhadap benefit. Rekomendasi bagi pengusaha adalah menjaga stabilitas produksi melalui promosi produk dan mempertahankan stabilitas harga dengan kualitas terbaik agar benefit tidak menurun.
Copyrights © 2025