Penelitian ini mengkaji penerapan etika profesi dan manajemen konflik dalam manajemen sumber daya manusia di SMP Satu Atap Negeri 3 Nainggolan, Kabupaten Samosir. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan 15 informan yang terdiri dari kepala sekolah, guru, dan staf administrasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika profesi berpengaruh signifikan terhadap kinerja organisasi, dengan 73% responden menunjukkan tingkat kepatuhan yang tinggi. Namun, konflik interpersonal dan ambiguitas peran tetap menjadi tantangan utama, yang terjadi pada 42% situasi kerja. Manajemen konflik sebagian besar diterapkan melalui pendekatan kolaboratif dan kompromistis, sehingga menghasilkan tingkat keberhasilan penyelesaian konflik sebesar 68%. Penelitian ini berkontribusi untuk memahami dinamika manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan terpencil dan menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan etika profesi dan efektivitas manajemen konflik dalam konteks sekolah yang serupa.
Copyrights © 2025