Konsep divergence dan curl dalam kalkulus vektor merupakan materi kompleks yang sering menjadi sumber kesulitan bagi mahasiswa. Hambatan utama terletak pada lemahnya pemahaman konseptual dan keterbatasan dalam memvisualisasikan bentuk tiga dimensi konsep tersebut. Mahasiswa juga mengalami kesulitan dalam mengaitkan rumus dengan fenomena fisik seperti medan magnet dan aliran fluida.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam memahami konsep divergence dan curl serta strategi yang digunakan dalam menyampaikan materi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara terhadap kelompok mahasiswa pasca-presentasi. Hasil menunjukkan bahwa strategi pembagian tugas membantu pendalaman materi namun memunculkan variasi pemahaman antaranggota. Ketiadaan media visual memperberat kesulitan dalam memahami curl. Faktor psikologis seperti math anxiety dan kemampuan berpikir divergen yang rendah turut memengaruhi pemahaman. Proses presentasi terbukti meningkatkan pemahaman melalui eksplorasi aktif. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran kolaboratif dan media visual dalam mengoptimalkan pemahaman konsep abstrak.
Copyrights © 2025