Permasalahan mengenai sampah plastik di Indonesia merupakan isu klasik yang masih menjadi tantangan yang sulit diatasi. Kebiasaan penggunaan plastik oleh masyarakat, terutama kantong plastik, masih umum dan seringkali berujung pada akumulasi limbah di lingkungan sekitar. Sampah plastik tersebut memiliki potensi untuk menyebabkan masalah banjir apabila menumpuk di dalam saluran drainase. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah kantong plastik sebagai salah satu bahan campuran beton pada saluran drainase pracetak. Sampah plastik ini digunakan sebagai substitusi agregat kasar dalam campuran beton dengan variasi persentase mulai dari 10% hingga 50% dari jumlah agregat kasar konvensional. Target kualitas beton yang diharapkan adalah mencapai kelas mutu beton II, dengan kuat tekan antara 16 hingga 24 MPa. Dalam penelitian ini akan menganalisis penerapan konsep ekonomi sirkular dalam memanfaatkan sampah plastik. Melalui penelitian ini, diharapkan memberikan nilai ekonomis bagi sampah plastik dan dapat dijadikan sebagai bahan alternatif dalam campuran beton. Konsep ini sejalan dengan program jangka menengah pemerintah Republik Indonesia (RPJMN) yang bertujuan untuk mengembangkan pembangunan berkelanjutan dengan emisi karbon rendah.
Copyrights © 2025