Kelompok Tani Bilae (28 anggota) di Desa Taraweang, Pangkep, menghadapi produktivitas rendah akibat keterbatasan akses teknologi modern dan ketergantungan pada energi konvensional. Pemberdayaan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam adopsi teknologi Internet of Things (IoT) untuk monitoring lahan serta mengimplementasikan energi terbarukan (panel surya) skala rumah tangga untuk mendukung operasional pertanian. Pelaksanaan program menggunakan empat tahap: 1) Penyuluhan dan pelatihan penggunaan teknologi; 2) Implementasi instalasi sensor IoT dan panel surya; 3) Pendampingan berkala; serta 4) Monitoring dan evaluasi dampak. Luaran yang ditargetkan adalah petani mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan terpasangnya infrastruktur energi terbarukan. Penerapan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional, seperti penghematan energi untuk pompa atau penerangan hingga 40% melalui panel surya, serta meningkatkan produktivitas panen sekitar 15-25% berkat monitoring presisi berbasis IoT. Program ini diharapkan dapat memberdayakan petani, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan mewujudkan model pertanian modern yang ramah lingkungan serta berkelanjutan di Desa Taraweang.
Copyrights © 2025