Digitalisasi pelayanan akademik madrasah melalui pemanfaatan Rapor Digital Madrasah (RDM) menjadi kebutuhan seiring kebijakan transformasi digital Kementerian Agama. Implementasi RDM sejak 2021 masih menghadapi tantangan utama, yaitu kesenjangan literasi digital guru dan konsistensi input data. Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan kompetensi guru dan operator dalam mengoperasikan RDM secara efektif; (2) membangun prosedur standar input dan validasi data rapor digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan madrasah di MTSS Miftahul Huda Bandung. Proses penelitian mencakup analisis kebutuhan, perancangan program, dan pelaksanaan pendampingan teknis langsung (direct supervision). Temuan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pengguna setelah sosialisasi dan pendampingan. Penolakan guru terhadap sistem baru berhasil diatasi. Pendampingan berbasis studi kasus nyata terbukti efektif dalam mempercepat adaptasi teknis. Kolaborasi sinergis antara guru, operator, dan pimpinan madrasah menjadi faktor kunci keberhasilan. Proses pengolahan nilai menjadi lebih efisien dan potensi kesalahan input data diminimalkan. Hasil akhir kegiatan ini adalah tersusunnya draf Standar Operasional Prosedur (SOP) RDM yang mendukung tata kelola administrasi digital berkelanjutan. Pemanfaatan RDM tidak hanya sebatas alat administrasi, tetapi juga berperan dalam membentuk digital mindset dan budaya kerja baru di madrasah.
Copyrights © 2025