Keamanan jaringan wireless menjadi salah satu aspek krusial dalam mendukung kelancaran aktivitas akademik di lingkungan perguruan tinggi. Laboratorium Kampus Politeknik Ganesha Medan, yang berperan sebagai pusat pembelajaran berbasis teknologi, menghadapi tantangan dalam menjaga keamanan dan kestabilan akses jaringan bagi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan serta membandingkan penggunaan Mikrotik dan FreeRADIUS dalam meningkatkan keamanan jaringan wireless di laboratorium kampus. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup analisis kebutuhan jaringan, perancangan sistem keamanan, implementasi konfigurasi Mikrotik sebagai pengelola jaringan, serta FreeRADIUS sebagai server otentikasi. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter keamanan, kestabilan koneksi, dan kemudahan pengelolaan akses pengguna. Hasil implementasi menunjukkan bahwa kombinasi Mikrotik dan FreeRADIUS mampu meningkatkan keamanan jaringan dengan menyediakan mekanisme otentikasi yang lebih terstruktur, membatasi akses pengguna yang tidak berwenang, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan jaringan. Kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi tenaga pengajar dan mahasiswa dalam memahami pentingnya keamanan jaringan serta teknik implementasi solusi berbasis open-source. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan institusi pendidikan lainnya dapat mengadopsi sistem serupa untuk meningkatkan perlindungan data dan keandalan jaringan wireless mereka. Implementasi Mikrotik dan FreeRADIUS terbukti menjadi solusi yang efektif dan efisien dalam mendukung keamanan jaringan, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi.
Copyrights © 2025