Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pemasaran digital berbasis media sosial dalam optimalisasi penerimaan peserta didik baru di MTs Singo Walisongo. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif deskriptif yaitu sebuah pendekatan terhadap sesuatu perilaku, fenomena, peristiwa, masalah atau keadaan tertentu yang menjadi objek penyelidikan, yang hasil temuannya berupa uraian-uraian kalimat bermakna yang menjelaskan pemahaman tertentu. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa pemanfaatan media sosial di MTs Singo Walisongo Magetan masih kurang maksimal, dikarenakan akun yang digunakan masih menjadi satu dengan akun dari Pondok Pesantren Singo Walisongo Magetan. Setiap akun sosial media dikelola oleh beberapa pihak yang mana bukan bagian dari stakeholder di MTs Singo Walisongo Magetan. Akan tetapi, sekolah mempunyai strategi dengan cara mendorong para guru, siswa, dan alumni untuk turut membagikan konten yang diunggah di akun resmi yang digunakan sekolah ke akun pribadi masing-masing. Efek viral yang tercipta dari kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan promosi tanpa memerlukan tambahan biaya iklan, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik, memperkuat citra lembaga, serta mendorong minat calon peserta didik. Strategi ini berperan signifikan dalam mengoptimalkan penerimaan peserta didik baru secara lebih efektif dan efisien. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi sebuah acuan bagi pihak sekolah dalam memanfaatkan media sosial untuk proses penerimaan peserta didik baru
Copyrights © 2025