cover
Contact Name
Johan Wahyu Tri Astuti
Contact Email
johan@uinponorogo.ac.id
Phone
+6281233241764
Journal Mail Official
johan@uinponorogo.ac.id
Editorial Address
UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Jl. Puspita Jaya, Pintu, Jenangan, Ponorogo, Jawa Timur 63492
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
EDUMANAGERIAL Journal of Islamic Education Management
Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management diterbitkan oleh jurusan MPI, Fakultas Pendidikan dan Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa (khususnya mahasiswa jurusan MPI), dosen, akademisi, praktisi, peneliti, yang berkaitan dengan manajemen pendidikan. Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditinjau oleh rekan sejawat, ketat secara akademis dan diakui secara profesional. Edumanagerial: Journal Of Islamic Education Management ini menerbitkan artikel asli tentang studi manajemen pendidikan Islam, yang memuat kajian-kajian tentang studi manajemen pendidikan Islam, inovasi manajemen pendidikan Islam dan pemikiran dalam manajemen pendidikan Islam.
Articles 60 Documents
Peningkatan Mutu Sarana dan Prasarana Pendidikan di SDIT Qurrota A’yun Melalui Peran Kepala Sekolah Sebagai Administrator Utammi Lihyatul Fiqri; Wilis Werdiningsih
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangsungan kegiatan belajar-mengajar sangat dipengaruhi oleh pemanfaatan sarana dan prasarana di sekolah. Pembelajaran dapat berlangsung secara bermakna dan menyenangkan, jika sarana dan prasarana terpenuhi. Oleh sebab itu pelayanan secara profesional terhadap sarana dan prasarana yang dimiliki sekolah, perlu dilaksanakan dengan baik melalui kegiatan manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Kegiatan manajemen sarana dan prasarana ini, sangat dipengaruhi oleh peran kepala sekolah sebagai administrator. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendetail peran kepala sekolah sebagai administrator dalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan di SDIT Qurrota A’yun Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang dipilih dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan: (1) kepala sekolah melaksanakan tahapan dalam manajemen sarana dan prasarana yang dimulai dari melakukan kegiatan perencanaan, pengadaan, inventarisasi, penggunaan, serta penghapusan dengan melakukan pengawasan dan pendampingan; (2) kepala sekolah melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan mutu sarana dan prasarana dengan mengajak kerja sama beberapa pihak eksternal dan instansional melalui program yang telah dibuat serta berkonsultasi dengan pihak yang ahli dalam pengembangan sarana dan prasarana sekolah, serta melakukan analisis berbagai permasalahan yang ada di lingkungan sekolah (3) upaya yang diterapkan kepala sekolah cukup berhasil dibuktikan dengan meningkatnya sarana dan prasarana setiap tahunnya.
Manajemen Program Double Track dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan di SMA Negeri 1 Jenangan Kabupaten Ponorogo Azka Maziyyah Ridhwanah; Wilis Werdiningsih
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMA Negeri 1 Jenangan merupakan salah satu sekolah yang berada di pinggiran kota Ponorogo. Letak geografis ini menyebabkan motivasi para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi rendah. Selain itu orientasi sebagian besar orang tua adalah menginginkan anaknya untuk segera bekerja setelah lulus sekolah. Program double track hadir untuk membekali siswa agar memiliki keahlian tertentu sebagai bekal terjun ke dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan program double track, menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya, serta menganalisis hasil pelaksanaan program double track dalam meningkatkan kompetensi lulusan di SMA Negeri 1 Jenangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Data diperoleh dari wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yakni: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Manajemen program double track dimulai dari perencanaan yakni penentuan program pelatihan melalui angket yang diberikan kepada siswa kelas XI, pemilihan trainer sesuai dengan kompetensi yang dimiliki guru dan penjadwalan pelaksanaan kegiatan; (2) Faktor pendukung kegiatan double track berupa antusiasme dari siswa dalam mengikui program double track, sedangkan faktor penghambatnya adalah adanya kebijakan pembelajaran daring selama pandemi yang menyebabkan kegiatan double track tidak dapat berjalan secara maksimal; (3) Hasil program double track yaitu meningkatnya kompetensi siswa SMAN 1 Jenangan sesuai dengan program yang dipilihnya. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya sebagian siswa yang memiliki usaha secara mandiri.
Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan Etos Belajar Peserta Didik di MAN 1 Madiun Anjarni Kumala Khotim; Wilis Werdiningsih
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etos belajar adalah kemauan peserta didik yang dicerminkan dalam tingkah laku peserta didik pada saat pembelajaran. Sebagai upaya meningkatkan etos belajar dibutuhkan adanya pelaksanaan program salah satunya melalui kegiatan manajemen kesiswaan. MAN 1 Madiun merupakan lembaga pendidikan yang memiliki berbagai kegiatan kesiswaan di antaranya yakni program kelas olimpiade, program kelas keterampilan dan program kelas tahfidz. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya yang dilakukan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan etos belajar peserta didik melalui program-program unggulan MAN 1 Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang dipilih dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan: (1) Manajemen kesiswaan dalam meningkatkan etos belajar yaitu melalui program unggulan MAN 1 Madiun yaitu program olimpiade, keterampilan dan tahfidz; (2) Faktor pendukung keberhasilan manajemen kesiswaan meliputi adanya motivasi, pendanaan yang mencukupi dan kerja sama antar pihak, sedangkan faktor penghambat manajemen kesiswaan meliputi waktu yang bertabrakan dengan jam pelajaran; (3) Dampak yang diperoleh dari peningkatan etos belajar peserta didik di MAN 1 Madiun yaitu membantu kesiswaan mewujudkan visi, misi dan tujuan madrasah, salah satunya sekolah selalu dapat mengirimkan delegasi untuk mengikuti perlombaan baik bidang akademik maupun non akademik. Pada setiap perlombaan tersebut, peserta didik berhasil mendapatkan berbagai macam prestasi baik tingkat lokal, regional maupun nasional.
SUPERVISI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME KINERJA GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI (MTsN) 3 PACITAN Diajeng Intan Permatasari; AB. Musyafa Fathoni
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kinerja guru dapat dilakukan dengan pengawasan melalui supervisi kepala sekolah. Pelaksanaan supervisi kepala sekolah saat ini masih lemah. Hal ini dikarenakan supervisi yang kurang profesional dan sebatas formalitas. Meskipun kondisi ini menunjukkan supervisi yang belum efektif, MTsN 3 Pacitan menunjukkan hal sebaliknya. Pelaksanaan supervisi digunakan untuk peningkatan kinerja guru. Tujuan penelitian untuk mengetahui teknik, langkah-langkah supervisi dan pemanfaatan hasil supervisi untuk meningkatkan profesionalisme kinerja guru. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan sumber data Kepala Madrasah, Waka Kurikulum dan guru. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian: (1) Terdapat dua tahapan supervisi yakni supervisi administrasi pembelajaran dengan teknik pembicaraan individu dan supervisi pembelajaran dengan teknik kunjungan kelas. Untuk evaluasi secara umum dengan rapat. (2) Langkah pelaksanaan supervisi diawali rapat, koordinasi tim supervisi, jadwal supervisi. Pelaksanaan supervisi, evaluasi hasil dan tindak lanjut. (3) Untuk kegiatan peningkatan kinerja guru dengan workshop administrasi pembelajaran dan pelatihan.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM PENINGKATAN MUTU TENAGA PENDIDIK DI MA DARUL HUDA PONOROGO PADA MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Ainurrahman Wahid; Muhammad Thoyib
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan manajemen sumber daya manusia sebelum dan ketika masa pandemi Covid-19 begitu berbeda, hal tersebut seperti yang dilaksanakan oleh MA Darul Huda Ponorogo. Manajemen sumber daya manusia ditantang untuk melakukan pengelolaan yang terbaik agar dapat mengatasi beberapa masalah yang akan dihadapi pada masa pandemi Covid-19, di antaranya seperti minimnya sumber daya manusia tenaga pendidik, rendahnya mutu tenaga pendidik, dan menurunnya kinerja tenaga yang disebabkan karena bertambahnya (ropel) tugas pengajaran sekaligus. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini : (1) Untuk mengetahui dan menjelaskan perencanaan sumber daya manusia dalam peningkatan mutu tenaga pendidik di MA Darul Huda Ponorogo pada masa pandemi Covid-19, (2) Untuk mengetahui dan menjelaskan rekrutmen dan seleksi sumber daya manusia dalam peningkatan mutu tenaga pendidik di MA Darul Huda Ponorogo pada masa pandemi Covid-19, (3) Untuk mengetahui dan menjelaskan pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia dalam peningkatan mutu tenaga pendidik di MA Darul Huda Ponorogo pada masa pandemi Covid-19.
MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM MEMPERTAHANKAN PRESTASI MADRASAH UNGGULAN (Studi Kasus di MAN 2 Ponorogo pada Masa Pandemi COVID-19) Linda Ayu Karisma; Muhammad Thoyib
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga pendidikan merupakan salah satu sektor yang terdampak akibat penyebaran COVID-19 yang belum usai. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan sistem manajemen. Berdasarkan Surat Edaran oleh Bupati Ponorogo Nomor 420/1063/405.01/2020 tentang Pelaksanaaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran COVID-19 menerangkan bahwa setiap kegiatan pembelajaran harus dilaksanakan secara daring. Adanya perubahan yang terjadi secara tidak terencana menjadi sebuah tantangan bagi berbagai lembaga pendidikan untuk tetap bertahan memberikan yang terbaik dalam kegiatan pembelajaran dan pengembangan diri siswa. Pengelolaan dengan manajemen perubahan merupakan bagian yang sangat penting sebagai upaya solusi dan adaptasi menuju peningkatan kemampuan lembaga pendidikan untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan dan menganalisis tahapan model manajemen perubahan melalui (1) The Choice Process (proses pilihan), (2) The Trajectory Process (proses lintasan), (3) The Change Process (proses perubahan), dan (4) Implikasi manajemen perubahan dalam mempertahankan prestasi madrasah unggulan pada masa penyebaran COVID-19.
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM PENINGKATAN POTENSI DIRI SISWA MELALUI ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (Studi Kasus Di Smp Negeri 5 Ponorogo) Isna Faridatun Nadziroh; Muhammad Thoyib
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan potensi diri siswa dapat dilakukan dengan pengoptimalan manajamen kesiswaan melalui organisasi siswa intra sekolah. Adanya kesiswaan di SMP Negeri 5 Ponorogo yang berfokus terhadap pembinaan siswa melalui Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) disertai pengoptimalan proses manajemen, dapat dijadikan langkah tepat peningkatan potensi siswa secara komperhensif. Tujuan penelitian untuk mengetahui proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta implikasi kesiswaan terhadap pengelolaan OSIS untuk meningkatkan potensi diri siswa. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian: (1) Ada beberapa tahap dalam perencanaan OSIS yaitu rapat koordinasi, proses seleksi dan rekrutmen anggota OSIS, pembagian job description OSIS serta penyusunan program selama 1 tahun kedepan. (2) Pada pelaksanaan kesiswaan terhadap OSIS meliputi 2 jenis kegiatan yaitu kegiatan khusus pengembangan kemampuan OSIS (Latihan dasar kepemimpin dan outbound) serta kegiatan sesui program yang dijadwalkan selama satu periode yang meliputi kegiatan harian, mingguan dan tahunan. (3) Evaluasi kesiswaan terhadap OSIS melalui tahap pengawasan, rapat rutin setelah kegiatan dan laporan pertanggungjawaban diakhir masa jabatan. (4) Implikasi manajemen kesiswaan melalui OSIS mampu meningkatkan potensi siswa secara keseluruhan yaitu potensi berfikir, potensi emosi, potensi fisik dan potensi sosial.
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi Penelitian Kualitatif Tentang Mutu Pembelajaran PAI di SMPN 1 Jetis Ponorogo) Khusnul Koyimah; Ahmadi
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penulis meneliti atau mengambil judul ini adalah karena penulis memandang pembelajaran merupakan salah satu kegiatan penting dalam pendidikan khususnya di SMPN 1 Jetis Ponorogo. Sebuah pembelajaran yang dimanajemen secara baik akan semakin mudah untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Kemudian agar mengetahui sejauh mana program-program pembelajaran yang dilaksanakan hingga mampu menjadi sekolah unggulan di kabupaten Ponorogo dan ingin mengetahui program-program pembelajaran pendidikan agama Islam yang diterapkan. Dari hal tersebut, perlu dipikirkan bagaimana cara mengembangkan pembelajaran tersebut agar tercipta mutu pembelajaran pendidikan agama Islam yang baik dan terarah serta dapat menciptakan siswa siswi yang berkepribadian baik, berbudi luhur, yang memiliki nilai-nilai ajaran Islam yang luas. Suatu pembelajaran khususnya pembelajaran PAI tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak adanya pengembangan pembelajaran yang baik pula. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dan subjek dari penelitian ini guru PAI dan siswa di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Data diperoleh dan dikumpulkan dengan menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa penyusunan perangkat pembelajaran PAI di SMPN 1 Jetis dalam penyusunan perangkat pembelajaran PAI terdapat beberapa komponen utama yaitu program tahunan (prota), program semester (promes), silabus, rancangan perangkat pembelajaran (RPP) dan media pembelajaran. Selain itu, dalam proses pembelajaran di SMPN 1 Jetis terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan yakni kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Selain itu, bahwa dalam upaya mengembangkan pembelajaran PAI di SMPN 1 Jetis guru selain menyampaikan materi di dalam kelas, guru juga lakukan seperti salah satunya dengan mengadakan kegiatan di luar jam sekolah atau kegiatan extrakulikuler yang bernuansa keagamaan seperti halnya tahfid Al-Qur’an. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik memiliki motivasi dan minat terhadap pembelajaran pendidikan agama islam.
NILAI-NILAI DASAR PENGEMBANGAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS QS AL MAIDAH AYAT 8 Ulfa Binti Arafah
Edumanagerial Vol. 1 No. 1 (2022): EDUMANAGERIAL: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan pendidikan Islam diperlukan adanya pengembangan karena Melihat kondisi Pendidikan Islam saat ini, maka diperlukan landasan untuk mengembangkan manajemen pendidikan Islam pada permasalahan-permasalahan yang menyelimuti lembaga pendidikan Islam saat ini mengalami arus globalisasi yang tak terbendung.. Dengan persoalan kemanfaatan era globalisasi beserta dampaknya hingga pada ranah pendidikan mengerucut pada perlunya pengembangan manajemen pendidikan Islam. Mengatasi persoalan ini menjadi sesuatu yang menarik apabila mendasarkan nilai-nilai pada QS Al Maidah 8, yang mana berisi tentang nilai-nilai sikap adil, tidak sewenang-wenang sehingga terhindar dari sikap batil. Pengembangan Manajemen Pendidikan Islam Berbasis Qs Al Maidah Ayat 8 bertujuan untuk mengatasi atau problem solving era global saat ini serta mewujudkan pendidikan yang Islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif library research. Kesimpulan dari penelitian ini adalah nilai-nilai Al Maidah 8 dalam konteks pengembangan manajemen pendidikan dapat menjadi nilai dasar dan nilai instrumental, yakni nilai-nilai adil dalam Al Maidah 8 sebagai nilai dasar menjadi sumber filosofis atau pondasi pengembangan manajemen pendidikan yang kemudian menjadi nilai instrumental atau membentuk manajemen pendidikan Islam yang bernuansa keadilan, ketidak sewenang-wenangan dan nilai-nilai keadilan akan mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan bagi pelakunya.
Implementasi Kepemimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bela Diri Dalam Pengembangan Karakter Tanggung Jawab di IAIN Ponorogo Djati Setianing Khayun; Ahmadi
Edumanagerial Vol. 1 No. 2 (2022): EDUMANAGERIAL : Journal of Islamic Education Management
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akibat pengaruh modernitas, budaya menjadi hedonis dan kapitalis, sehingga karakter sebagian besar mahasiswa di perguruan tinggi justru merosot. Demikian pula dalam suatu organisasi, karakter memegang peranan penting bagi kemajuan organisasi, terutama karakter tanggung jawab. Artikel ini menjelaskan implementasi kepemimpinan unit kegiatan bela diri mahasiswa dalam mengembangkan karakter tanggung jawab di IAIN Ponorogo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan data untuk menarik kesimpulan dari data yang terkumpul. Nilai-nilai karakter tanggung jawab yang dikembangkan di Unit Kegiatan Bela Diri Mahasiswa meliputi karakter tanggung jawab pribadi seperti menjaga harga diri dengan berkata dan berperilaku baik, menepati janji, memiliki komitmen terhadap tugas berupa menjaga sarana prasarana, mengakui segala tindakan saat membuat kesalahan, menepati janji, harus berani mengambil resiko, jujur, amanah, menyampaikan kebaikan, dan cerdas, sedangkan sifat tanggung jawab sosial seperti selalu berkata jujur, menghindari iri hati, adil dan tidak sombong. Implementasi yang diterapkan di Unit Kegiatan Bela Diri Mahasiswa meliputi: program kerja yang terdiri dari sekolah organisasi, TC rutin, dialog spiritual dan memberikan contoh yang baik dengan menunjukkan sikap atau tindakan yang baik dari pengurus sehingga dapat menjadi contoh bagi anggota. Dampak penerapan kepemimpinan dalam mengembangkan karakter tanggung jawab di Unit Kegiatan Mahasiswa Bela Diri yaitu: berdampak positif, karena selain pandai pencak silat juga memiliki sikap karakter yang baik terutama karakter tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun secara sosial dan juga dampak yang dirasakan setiap pergantian masa jabatan dengan peningkatan program kerja yang sebelumnya tidak dilaksanakan menjadi dilaksanakan.