Aletheia: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi dan Edukasi
Vol 2 No 1 (2025)

Mengapa Digital Gagal Menyerap Tenaga Kerja? Paradoks Nusa Tenggara Barat dan Model Ketenagakerjaan Adaptif

Diana Apriilia (Universitas Islam Al-Azhar Mataram)
Neti Susilawati (Universitas Islam Al-Azhar Mataram)
Karina Juniarti Utami (Universitas Islam Al-Azhar Mataram)
Herie Saksono (Universitas Islam Al-Azhar Mataram)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2025

Abstract

Transformasi digital yang diharapkan menjadi solusi pengangguran justru menghadapi kegagalan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Penelitian ini menganalisis paradoks penyerapan tenaga kerja era digital dengan tujuan mengembangkan model kebijakan ketenagakerjaan adaptif. Tujuannya adalah mengembangkan model kebijakan transformatif dengan analisis determinan keberhasilan penurunan TPT, penyebab ketahanan pengangguran urban, strategi diferensiasi kebijakan per daerah, dan model prediktif dampak transformasi digital pada TPT-TPAK. Menggunakan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi komparatif longitudinal periode 2017–2024, penelitian menganalisis data sekunder Badan Pusat Statistik (BPS) dengan perhitungan Compound Annual Growth Rate (CAGR) dan tipologi daerah berdasarkan nilai TPT-TPAK. Hasil menunjukkan tiga paradoks utama: (1) infrastruktur digital tinggi di perkotaan justru memiliki pengangguran persisten, (2) peningkatan TPAK tidak diimbangi penurunan TPT yang proporsional, dan (3) daerah ekonomi tradisional seperti Sumbawa Barat justru mencapai penurunan pengangguran signifikan (CAGR -6,99%). Dikembangkan Spatial-Adaptive Digital Employment Model (SADEM) yang mengintegrasikan strategi digital terdiferensiasi berbasis karakteristik wilayah dengan prinsip integrasi bertahap, pemanfaatan kearifan lokal, dan kombinasi efisiensi digital-ketahanan tradisional. Kesimpulannya, kegagalan penyerapan tenaga kerja bukan disebabkan teknologi melainkan implementasi yang mengabaikan konteks lokal. SADEM menawarkan solusi melalui strategi adaptif: demokratisasi keterampilan digital di perkotaan, peningkatan rantai nilai digital di pedesaan berperforma tinggi, dan revitalisasi sektor tradisional dengan teknologi tepat guna di daerah tertinggal.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

aletheia

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Environmental Science Public Health Social Sciences

Description

Fokus dan Ruang Lingkup Fokus ALETHEIA: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi merupakan jurnal ilmiah yang berfokus pada bidang-bidang ilmu Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi beserta pengembangannya. Jurnal ini menerbitkan artikel berdasarkan studi empiris baik yang ...