Kemampuan berpikir kreatif merupakan kemampuan yang perlu dikuasai siswa, akan tetapi siswa kelas X SMAN 1 Gurah belum sepenuhnya memiliki kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X SMAN 1 Gurah pada materi barisan melalui model pembelajaran Make a Match. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket, dan tes. Subjek penelitian adalah 34 siswa kelas X-4. Tes mengukur empat indikator kemampuan berpikir kreatif berdasarkan teori Torrance: flexibility (keluwesan), fluency (kelancaran), originality (keaslian), dan elaboration (elaborasi). Data dianalisis secara deskriptif dan diuji validitasnya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor tiap indikator berada pada kategori “Sangat Baik”. Sebanyak 85% siswa berada dalam kategori kemampuan berpikir kreatif tinggi, 6% sedang, dan 9% rendah. Skor tertinggi mencapai 95,81 dan skor rata-rata siswa adalah 68,39. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran Make a Match efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran matematika
Copyrights © 2025