Studi ini dilandasi oleh rendahnya capaian akademik siswa yang dipicu oleh ketidaktepatan strategi pembelajaran dengan kebutuhan individual peserta didik. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pendekatan pengajaran yang fleksibel dan responsif terhadap keragaman gaya belajar, kemampuan, dan minat siswa. Sasaran utama penelitian dipergunakan mengembangkan performa belajar siswa kelas XI-12 pada mata pelajaran Ekonomi melalui implementasi asesmen diagnostik yang berfungsi menunjang pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan masalah. Strategi yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan pelaksanaan tiga tahapan siklus. Asesmen diagnostik diterapkan pada tahap awal guna mengidentifikasi tingkat kemampuan dasar siswa sebagai acuan dalam perencanaan strategi pembelajaran diferensial. Setiap siklus mengalami pengembangan: dimulai pendekatan ceramah ditahap pertama dengan skor rata-rata 76,89. Diikuti integrasi media presentasi visual PowerPoint di tahap kedua memperoleh skor rata-rata 77,14. Dan diakhir pemanfaatan teknologi kuis interaktif (Quizziz) serta tutor sebaya di tahap III dengan skor rata-rata 80,15. Maka disimpulkan penerapan asesmen diagnostik terintegrasi dengan pembelajaran berdiferensiasi dan model pembelajaran berbasis masalah berkontribusi pada perbaikan hasil belajar siswa secara signifikan.
Copyrights © 2025