Pemborosan kata yang digunakan oleh Gen Z dan Gen Alpha di media sosial Instagram dan TikTok telah menjadi fenomena yang memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi pemborosan kata tersebut terhadap nilai bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Faktor gaya bahasa ini terjadi dikarenakan kurangnya pemahaman tentang aturan berbicara standar, ketidaktelitian dan pengaruh bahasa gaul yang sudah jadi kebiasaan.. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya menggunakan bahasa yang baik dan benar di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemborosan kata dapat mengikis nilai bahasa Indonesia, seperti ketepatan grammar, kesopanan, dan kejelasan makna. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengembangkan kesadaran akan pentingnya menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta mengembangkan strategi untuk mengurangi penggunaan pemborosan kata di media sosial.
Copyrights © 2025