Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh anak di bawah umur dalam komunikasi melalui game online. Komunikasi dalam dunia digital, terutama pada platform game online, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak. Namun, penggunaan bahasa yang tidak sesuai kaidah kebahasaan sering kali terjadi dan berpotensi memengaruhi perkembangan kemampuan bahasa anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi terhadap percakapan anak-anak dalam game online populer. Data dianalisis untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasi jenis-jenis kesalahan bahasa yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis kesalahan kebahasaan utama, yaitu: (1) kesalahan morfologi, yang mencakup penggunaan bentuk kata yang tidak tepat seperti afiksasi yang salah atau pemotongan kata secara tidak sesuai; (2) kesalahan ejaan, yang meliputi penulisan huruf kapital yang tidak tepat, penyingkatan yang berlebihan, serta kesalahan penulisan kata; dan (3) kesalahan sintaksis, yang ditandai dengan susunan kalimat yang tidak sesuai kaidah tata bahasa, seperti struktur kalimat yang tidak lengkap atau penggunaan konjungsi yang tidak tepat. Faktor penyebab kesalahan antara lain karena pengaruh bahasa lisan yang dibawa ke dalam teks tertulis, kurangnya pemahaman terhadap kaidah bahasa Indonesia, serta kebiasaan penggunaan bahasa informal dalam komunitas game online. Penelitian ini menekankan pentingnya pendampingan dan pembinaan penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam media digital agar tidak terjadi degradasi kemampuan berbahasa anak.
Copyrights © 2025