Bullying di sekolah menengah merupakan fenomena kompleks yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab, strategi pencegahan, dan solusi penanganan bullying melalui studi literatur terhadap artikel nasional dan internasional terbitan 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa munculnya bullying dipengaruhi oleh faktor internal seperti rendahnya empati, kontrol diri, dan harga diri; faktor eksternal berupa pola asuh tidak adaptif, budaya senioritas, serta lemahnya pengawasan sekolah; serta faktor kontekstual sosial-budaya yang mencakup kompetisi berlebihan, hierarki sosial, dan penetrasi media digital. Pencegahan efektif menuntut penguatan pendidikan karakter, kebijakan anti-bullying, deteksi dini oleh guru dan konselor, dukungan keluarga, serta pembangunan iklim sekolah yang aman dan inklusif. Sementara itu, penanganan membutuhkan pendekatan restoratif, intervensi psikologis, dukungan sebaya, disiplin positif, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan keberlanjutan intervensi. Secara keseluruhan, bullying dipahami sebagai persoalan multidimensional yang memerlukan strategi integratif guna membangun lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan dan berorientasi pada kesejahteraan siswa.
Copyrights © 2025