Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang muncul dalam film Ipar Adalah Maut karya Elizasifaa. Penelitian ini didasarkan pada teori tindak tutur John Searle, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat untuk mengumpulkan data dialog dari film. Setiap data dijelaskan berdasarkan makna literal (lokusi), maksud komunikatif penutur (ilokusi), dan efek yang ditimbulkan pada pendengar (perlokusi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dialog yang dijelaskan mengandung tiga jenis tindak tutur tersebut secara bersamaan, namun dengan fungsi dan intensitas yang berbeda. Tindak tutur lokusi tampak dalam bentuk penyampaian informasi secara eksplisit melalui dialog sehari-hari antar tokoh. Tindak tutur ilokusi mendominasi percakapan yang mengandung maksud tertentu, seperti permintaan, teguran, ajakan, pemberian izin, serta ungkapan perasaan. Sementara itu, tindak tutur perlokusi tampak melalui efek yang muncul setelah tuturan disampaikan, seperti perubahan sikap, tindakan, persetujuan, kedekatan emosional, hingga pengambilan keputusan penting antar tokoh.
Copyrights © 2025