Penelitian ini mengkaji naskah lakon Jangan Menangis Indonesia karya Putu Wijaya dengan pendekatan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur intrinsik, fakta kemanusiaan, subjek kolektif, dan pandangan dunia yang terdapat dalam lakon tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis. Metode deskriptif-analitis digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis struktur teks naskah lakon, meliputi unsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, konflik, serta dialog, yang kemudian dikaitkan dengan struktur sosial masyarakat Indonesia yang tercermin di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa naskah ini mengandung tema sosial-kemanusiaan dengan alur maju, latar yang menggambarkan suasana penderitaan rakyat kecil, serta tokoh-tokoh yang merepresentasikan kelas bawah. Fakta kemanusiaan tergambar melalui solidaritas, keputusasaan, dan perjuangan hidup rakyat kecil. Pandangan dunia yang muncul bersifat eksistensial-kritis, menekankan perjuangan manusia dalam mempertahankan martabat di tengah penderitaan sosial. Sementara itu, subjek kolektifnya adalah kelompok masyarakat marjinal yang menjadi cerminan realitas sosial Indonesia.
Copyrights © 2025