Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi guru dalam menanggulangi perilaku bullying pada anak usia dini melalui kegiatan literasi baca tulis. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi multi-situs berbasis studi kasus, penelitian dilakukan di TK Ngadirejo 01 dan TK Ngadirejo 02 Wonoasri, Madiun. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan literasi baca tulis yang mengintegrasikan nilai sosial seperti empati dan tolong-menolong dapat meningkatkan kesadaran sosial anak serta menurunkan perilaku bullying. Di TK Ngadirejo 01, 58% anak menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap literasi dan penurunan perilaku agresif verbal sebesar 41%, sedangkan di TK Ngadirejo 02 mencapai 73% dan 45%. Tantangan yang dihadapi guru meliputi keterbatasan bahan bacaan serta perlunya peningkatan kompetensi literasi karakter. Guru berperan penting sebagai fasilitator dan model sosial positif. Literasi baca tulis terbukti menjadi strategi efektif dalam pendidikan karakter untuk mencegah bullying dan menumbuhkan perilaku prososial anak usia dini.
Copyrights © 2025