Infeksi nosokomial merupakan ancaman serius bagi rumah sakit saat ini. Staphyloccus aureus dan Escherichia coli merupakan contoh bakteri penyebab infeksi nosokomial. Penggunaan antibiotik justru memicu terjadinya resistensi pada beberapa mikroba penyebab infeksi, sehingga dibutuhkan alternatif seperti bahan alami sebagai antibakteri. Daun telang merupakan tanaman biodiversitas daerah Kediri, Jawa Timur yang dikenal memiliki sifat antibakteri. Tujuan penelitian adalah menemukan suhu dan waktu optimum dalam pembuatan simplisia daun telang sebagai bahan antiseptik alami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengeringan daun menggunakan oven. Rentang suhu penelitian adalah 40ºC, 45ºC dan 50ºC.Sedangkan rentang waktu pengeringan yang digunakan adalah 30,60, 90, 120,150, 180 dan 210 menit. Hasil penelitian menunjukkan kondisi pengeringan daun telang yang optimum sebagai bahan simplisia adalah pada suhu 50ºC dan waktu pengeringan 120 menit.
Copyrights © 2025