Penilaian kinerja pegawai merupakan bagian penting dalam memastikan efisiensi operasional perusahaan. PT Supra Primatama Nusantara menghadapi tantangan dalam menilai kinerja pegawai bagian tiketing perbaikan secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem penilaian kinerja pegawai dengan menggunakan metode CRITIC (Criteria Importance Through Intercriteria Correlation) dan EDAS (Evaluation Based on Distance from Average Solution). Metode CRITIC digunakan untuk pembobotan kriteria kinerja secara objektif (SLA, Maintenance, Patroli, Retensi), sementara EDAS digunakan untuk perangkingan pegawai berdasarkan data tiketing perbaikan Juni 2024 dari 14 teknisi. Hasil CRITIC menunjukkan Patroli Jaringan (C4) sebagai kriteria terpenting (0.3231). Perbandingan hasil CRITIC-EDAS dengan penilaian KPI manual menggunakan Korelasi Spearman menunjukkan keselarasan yang sangat tinggi, dengan koefisien ρ_peringkat (0.9868) dan ρ_skor (0.9975). Ini mengindikasikan bahwa metode CRITIC-EDAS menghasilkan penilaian yang konsisten dengan sistem manual namun dengan objektivitas yang lebih terukur, sehingga penting dalam meningkatkan akurasi evaluasi serta mendukung pengambilan keputusan manajerial yang lebih adil dan transparan.
Copyrights © 2025