Malnutrisi merukapan sebuah kondisi dimana tubuh seseorang mengalami ketidak seimbangan gizi. Remaja menjadi usia yang rentan mengalami malnutrisi akibat pola makan, dan aktivitas yang tidak teratur. Pada setiap status gizinya, keadaan malnutrisi sendiri juga akan membawa berbagai penyakit yang dapat menyerang. Dengan begitu diperlukan sebuah inovasi berupa sistem pakar yang dapat membantu para remaja untuk mendeteksi lebih dini sebelum melakukan pengecekan kepada dokter. Sistm pakar ini sendiri bekerja berdasarkan gejala-gejala yang sedang dialami oleh pasien. Metode pengambilan keputusan dalam sistem pakar ini menggunakan metode Hybrid Case Base. Penggunaan metode Hybrid Case Base dipilih karena dapat memberi keputusan terbaik berdasarkan gejala yang dialami oleh pasien dengan mencari nilai similarity pada pasien sebelumnya. Selain itu metode ini juga bekerja berdasarkan rule dari seorang pakar. Hasil akhir dari penelitian ini ialah didapatkan hasil pengukuran similarity sebesar 90% dengan hasil diagnosa pasien berpotensi mengidap hipertensi.
Copyrights © 2025