OCTOPUS : Jurnal Ilmu Perikanan
Vol 3, No 1 (2014): Octopus

Optimasi Kedalaman Perairan terhadap Pertumbuhan dan Keraginan Rumput Laut (Kappaphycus Alvarezii)

Darmawati Darmawati (Universitas Muhammadyah Makassar)
Rahmi Rahim (Universitas Muhammadyah Makassar)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laju pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidayakan pada kedalaman berbeda serta menganalisis kadar karaginan K. alvarezii yang dibudidayakan pada kedalaman berbeda. Tahap awal penelitian ini menggunakan metode penanaman dengan sistem long line yang dilakukan untuk mengikuti naik turunnya permukaan air. Berat awal bibit dalam satu rumpun 50 gram kemudian dibudidayakan. Pengambilan sampel dilakukan setiap minggu selama masa pemeliharaan 54 hari. Pengukuran parameter pertumbuhan rumput laut dan kadar karaginan serta dilakukan  pengukuran kualitas air secara bersamaan setiap minggu. Penelitian ini dirancang dengan desain Rancangan Acak Lengkap.  Perlakuan kedalaman terdiri dari A = 20 cm, B = 50 cm dan C = 100 cm.  Masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali sehingga terdapat 9 satuan unit percobaan. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap pertumbuhan dan kadar karaginan rumput laut K. alvarezii dilakukan analisis ragam, apabila pengaruh perlakuan berbeda nyata maka dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian merekomendasikan budidaya rumput laut yang terbaik dapat dilakukan dengan menggunakan kedalaman 50 cm sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan bagi organisme budidaya khususnya rumput laut K. alvareziiKata Kunci :  Kappaphycus alvarezii, kedalaman dan keragenan  This study aimed to analyze the rate of growth of seaweed Kappaphycus alvarezii cultivated at different depths and analyze the levels of carrageenan K. alvarezii cultivated at different depths. The initial stage of this study using the method of planting with a long line system which is made to follow the rise and fall of the water level. Initial weight of seeds in one clump of 50 grams and then cultivated. Sampling was done every week for 54-day maintenance period. Measurement parameters of growth of seaweed and carrageenan levels and water quality measurements performed simultaneously each week. This study was designed with a completely randomized design. Depth treatment consists of A = 20 cm, 50 cm and B = C = 100 cm. Each treatment be repeated 3 times so that there are 9 experimental unit. To determine the effect of treatment on the growth and concentration of carrageenan seaweed K. alvarezii do analysis of variance, if the effect of treatment was significantly different then followed by Tukey's test. The results of the study recommend the best seaweed cultivation can be done using a depth of 50 cm so as to enhance the growth of the organism, especially the cultivation of seaweed K. alvareziiKeywords: Kappaphycus alvarezii, depth and keragenan

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

octopus

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Other

Description

Jurnal Octopus Ilmu Perikanan terbit dua kali setahun yakni Januari dan Juli berisi artikel ilmiah dalam bentuk hasil penelitian dan non penelitian berupa kajian. Jurnal Octopus Ilmu Perikanan bertujuan untuk menyebarluaskan ilmu dan pengetahuan perikanan dari para akademisi, peneliti, praktisi, ...