Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi ukuran lubang nozzle terhadap kecepatan putar turbin uap yang digunakan sebagai penggerak mesin penyaring sari tahu. Metode penelitian meliputi perancangan turbin uap sederhana dengan variasi diameter nozzle (13 mm, 16 mm, dan 19 mm), pengujian kinerja turbin pada tekanan 8 bar dan suhu 170°C, serta analisis data secara kuantitatif berdasarkan kecepatan putar (RPM). Pengujian dilakukan sebanyak 10 kali untuk tiap ukuran nozzle guna memperoleh data yang lebih akurat. Hasil menunjukkan bahwa nozzle berdiameter 13 mm menghasilkan kecepatan putar rata-rata tertinggi yaitu 5710 RPM, dibandingkan dengan 5192 RPM untuk nozzle 19 mm dan 5178 RPM untuk nozzle 16 mm. Selain itu, kecepatan uap dan daya turbin dihitung menggunakan pendekatan termodinamika untuk mendukung hasil eksperimen. Berdasarkan hasil tersebut, nozzle berdiameter 13 mm dinilai paling optimal dalam menghasilkan kecepatan putar tinggi dan efisiensi sistem. Temuan ini mendukung pengembangan mesin penyaring tahu yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan sumber uap yang telah tersedia.
Copyrights © 2025