Pertumbuhan penduduk yang pesat menimbulkan berbagai tantangan sosial dan ekonomi, sehingga pengendalian angka kelahiran menjadi hal yang penting. Salah satu metode efektif yang dapat digunakan adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD). Namun, tingkat adopsi IUD masih tergolong rendah di Indonesia, termasuk di PMB Tri Wahyuni, Kota Sibolga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kontrasepsi IUD, khususnya dari segi pengetahuan, sikap, pendidikan, dan dukungan suami. Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional dengan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keempat faktor tersebut dengan keputusan ibu dalam memilih IUD. Rendahnya tingkat pemakaian IUD sebagian besar disebabkan oleh kurangnya informasi, sikap negatif, dan minimnya dukungan suami.
Copyrights © 2024