Septia Winanda Silitonga
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL JENIS SUNTIK DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA AKSEPTOR KB Nurhajijah; Yesica Geovany Sianipar; Septia Winanda Silitonga; Magdalena br Barus
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pdsk9m60

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat menjadi tantangan global, termasuk di Indonesia. Salah satu upaya pengendalian populasi adalah melalui program Keluarga Berencana (KB), dengan kontrasepsi suntik sebagai metode yang paling banyak digunakan. Namun, penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dapat menimbulkan efek samping, salah satunya keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan kontrasepsi hormonal suntik dengan kejadian keputihan pada akseptor KB di PMB Mei Leli, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan total sampel 36 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akseptor KB suntik 1 bulan lebih banyak mengalami keputihan (41,7%) dibandingkan akseptor KB suntik 3 bulan. Analisis uji Chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara jenis kontrasepsi suntik dengan kejadian keputihan (p = 0,001).
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KURANGNYA MINAT IBU TERHADAP PEMILIHAN KONTRASEPSI IUD Septia Winanda Silitonga; Yesica Geovany Sianipar; Riska Oktavia Sihotang; Magdalena br Barus
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ks87q635

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat menimbulkan berbagai tantangan sosial dan ekonomi, sehingga pengendalian angka kelahiran menjadi hal yang penting. Salah satu metode efektif yang dapat digunakan adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD). Namun, tingkat adopsi IUD masih tergolong rendah di Indonesia, termasuk di PMB Tri Wahyuni, Kota Sibolga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kontrasepsi IUD, khususnya dari segi pengetahuan, sikap, pendidikan, dan dukungan suami. Metode yang digunakan adalah studi cross-sectional dengan analisis Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara keempat faktor tersebut dengan keputusan ibu dalam memilih IUD. Rendahnya tingkat pemakaian IUD sebagian besar disebabkan oleh kurangnya informasi, sikap negatif, dan minimnya dukungan suami.