Masa nifas merupakan periode transisi penting bagi ibu dan bayi, di mana keberhasilan menyusui menjadi salah satu faktor utama dalam menunjang kesehatan keduanya. Salah satu masalah yang sering dialami ibu nifas adalah puting susu lecet, yang umumnya disebabkan oleh teknik menyusui yang tidak tepat dan kurangnya pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui dengan kejadian puting susu lecet. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu nifas yang berkunjung ke BPM Midah Sembiring Kecamatan Tanjung Medan Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau pada periode Februari–April 2023 sebanyak 100 orang. Sampel sebanyak 50 ibu nifas ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik probability sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu nifas dengan pengetahuan baik tidak mengalami puting susu lecet (78,3%), sedangkan mayoritas ibu nifas dengan pengetahuan kurang baik mengalami puting susu lecet (85,2%). Uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (<0,05), yang menandakan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu nifas tentang teknik menyusui dengan kejadian puting susu lecet. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan ibu nifas sebagai upaya pencegahan masalah menyusui.
Copyrights © 2025