Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang terus berkembang, permintaan konsumen terhadap produk dari luar negeri maupun daerah lain semakin meningkat. Usaha jasa titip (jastip) muncul sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan ini, dengan memanfaatkan teknologi digital dan jejaring sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis potensi, tantangan, dan strategi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha jastip untuk meningkatkan keberhasilan bisnis ini. Melalui pendekatan kualitatif, kegiatan ini mengeksplorasi berbagai aspek operasional usaha jastip, termasuk pemilihan produk, strategi pemasaran, manajemen logistik, serta hubungan dengan konsumen. Keberhasilan usaha jastip sangat bergantung pada kemampuan dalam mengidentifikasi tren pasar, kecepatan dan kehandalan layanan, serta membangun kepercayaan konsumen. Namun, usaha ini juga menghadapi tantangan seperti kendala regulasi impor, risiko penipuan, dan fluktuasi biaya pengiriman. Untuk mengatasi tantangan tersebut, pelaku usaha dilibatkan dalam pelatihan dan pendampingan guna mengembangkan strategi yang adaptif dan inovatif, seperti menjalin kerja sama dengan penyedia jasa logistik terpercaya, memanfaatkan teknologi untuk memantau pengiriman, serta membangun reputasi melalui layanan pelanggan yang unggul. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa usaha jastip memiliki potensi besar untuk berkembang seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk unik dan eksklusif. Namun, keberhasilan jangka panjang memerlukan pendekatan yang terstruktur dan profesional dalam pengelolaan operasional dan layanan pelanggan. Rekomendasi pengabdian mencakup peningkatan kualitas layanan, diversifikasi produk, serta pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar.
Copyrights © 2024