Pendidikan merupakan faktor penting dalam pembangunan sumber daya manusia, namun masih banyak daerah di Indonesia yag menghadapi rendahnya minat dan partisipasi dalam pendidikan lanjutan, serta minimnya budaya literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran komunitas Sahabat Rumah Baca (SRB) di Pakis dalam membangun budaya literasi dan mendorong perubahan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk memahami dinamika serta dampak kegiatan komunitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas ini menjalankan peran strategis memotivasi belajar dan pendampingan kemampuan literasi, serta numerasi anak-anak di wilayah Pakis. Kendala yang muncul meliputi keterbatasan sumber daya manusia, dukungan masyarakat, serta pengaruh teknologi modern yang mengurangi motivasi belajar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan dukungan institusional dan inovasi pembelajaran adaptif guna menjamin keberlanjutan komunitas sebagai agen perubahan sosial. Temuan ini memperkuat pemahaman pentingnya peran komunitas literasi dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah dengan karakteristik sosial-ekonomi beragam.
Copyrights © 2025