Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, namun pada kenyataannya masih banyak sekolah yang belum mengoptimalkan fasilitas digital yang tersedia. Berdasarkan observasi awal di SMP Negeri 4 Kendari, proses pembelajaran masih didominasi metode tatap muka konvensional meskipun sekolah telah memiliki jaringan internet dan laboratorium komputer yang memadai, sehingga akses siswa terhadap sumber belajar menjadi terbatas dan tingkat partisipasi belajar masih rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan media pembelajaran E-learning berbasis Moodle sebagai Learning Management System (LMS) yang menyediakan fitur terintegrasi seperti penyajian materi, tugas, kuis, forum diskusi, dan evaluasi daring. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran E-learning berbasis Moodle di SMP Negeri 4 Kendari dan mengetahui tingkat kelayakannya berdasarkan penilaian ahli media, ahli materi, dan respon siswa. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat layak digunakan dengan persentase 87,6% dari ahli media, 91,75% dari ahli materi, dan 81,75% dari siswa. Demikian media E-learning berbasis Moodle dinilai efektif sebagai sarana pembelajaran digital yang interaktif, fleksibel, dan mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Copyrights © 2025