Sebagai ilmu pengetahuan, ilmu dakwah memiliki paradigma dan teoriyang memungkinkan ilmu dakwah tersebut berkembang. Ada limaparadigma ilmu dakwah yang dapat dikaji lebih lanjut adalahparadigma faktor, paradigma sistem, paradigma interpretif, paradigmadevelopmentalisme, dan paradigma partisipatoris. Dari paradigmatersebut kemudian dapat dikembangkan teorinya berbasis pada teoriteorisosiologi. Di antara teori tersebut, misalnya adalah teorifenomenologi dakwah, teori konstruksi sosial dakwah, teori dramaturgidakwah, teori hermeneutika dakwah, teori tindakan komunikatifdakwah, teori etnometodologi dakwah dan sebagainya. Melaluipendekatan sosiologis terhadap fakta atau realitas dakwah tersebut,maka ilmu dakwah akan dapat berkembang secara lebih cepat. Kedepanharus dipikirkan tentang pengembangan lebih lanjut tentang sosiologi dakwah, psikologi dakwah, antropologi dakwah, komunikasi dakwah dengan memanfaatkan pola pengembangan ilmu pengetahuan berbasis pada integrasi ilmu, yaitu fenomena dakwah sebagai sasaran kajian dan memanfaatkan ilmu lain sebagai pendekatan.
Copyrights © 2020